Jumat, 04 Maret 2016
Manusia Sejuta Karakter
Kau, seseorang yang bisa membuatku melihat hujan seperti jutaan anak panah yang berebut turun dari balik awan. Mengerikan. Kau mengajariku bagaimana mencintai ketika benci hampir menguasai batin. Kau mengajari bagaimana mengendalikan kebencian untuk sesuatu yang ku cinta. Rasa benci diselipi cinta? Atau cinta yang diselipi rasa benci? Sekali lagi, ENTAH.
mungkin kau bukan seberarti dia bagiku. Tapi kau, punya kisah tersendiri. Beberapa tahun perlu menjauh. Sembunyi tapi mencari, melupakan dengan rindu. Ya, seperti kutub utara dan selatan.
apa kabar manusia sejuta karakter? sudah lama sekali yaa.. hampir sewindu. karena jingga yang kau puja , membuat cerah berganti awan hitam tebal. awan itu menggantung diatas kepala. Menurunkan gerimis yang kemudian berubah jadi hujan deras. Dan aku patung es yang mencair dan kemudian hilang. jangan lupa bahagia dengannya yaa.. I'm okay.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar